Article

BLog Img

Rapat Evaluasi Triwulan Nufi Tahun Ajaran 2026/2027

"Rapat Evaluasi Nufi, Yayasan Pondok Pesantren Ath-Thoyyibah, Nufi Sidoarjo, evaluaYayasan Pondok Pesantren Ath-Thoyyibah Evaluasi Tiga Bulan Pertama Tahun Ajaran 2026/2027, Perkuat Strategi Pengembangan Nufi"

Rapat Evaluasi Triwulan Nufi Tahun Ajaran 2026/2027

**Sidoarjo, 26 Oktober 2026** — Yayasan Pondok Pesantren Ath-Thoyyibah Sidoarjo menyelenggarakan Rapat Evaluasi Triwulan Tahun Ajaran 2026/2027 pada Senin (26/10/2026), bertempat di *meeting room* SD Nufi Sidoarjo. Kegiatan yang berlangsung pukul 08.00–13.30 WIB ini menjadi momentum refleksi atas perjalanan tiga bulan pertama tahun ajaran sekaligus pijakan untuk merumuskan langkah strategis pengembangan Nufi ke depan.

Rapat dihadiri Dewan Pembina Yayasan, Ustaz H. Muhammad Sirot, S.Ag., MM. dan Dr.drh. Hamy Wahjunianto, MM.; Dewan Pengawas, Ir. Agung Tavianto; serta Ketua Dewan Pengurus Yayasan, Dr. Syaiful Arifin, SS., M.Pd. Turut hadir jajaran manajemen Nufi yang terdiri atas para kepala bidang dan kepala unit sebagai peserta rapat.

*Refleksi Perjalanan dan Capaian Nufi*

Dalam pemaparannya, Dr. Syaiful Arifin menyampaikan bahwa berbagai capaian Nufi saat ini merupakan hasil dari perjalanan panjang yang diwarnai beragam tantangan dan proses pembelajaran. Ia mengungkapkan rasa syukur atas kemampuan yayasan melewati berbagai dinamika pada tahun-tahun sebelumnya hingga terus melanjutkan pengembangan lembaga.

Laporan evaluasi mencakup sejumlah aspek strategis, di antaranya perkembangan jumlah siswa seluruh unit dalam empat tahun terakhir, pengelolaan aset dan keuangan yayasan, program kolaborasi dengan wali murid, pengelolaan sumber daya manusia (SDM), serta pelaksanaan program-program unggulan yang menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas pendidikan.

Selain memaparkan capaian, laporan tersebut juga mengidentifikasi berbagai kendala yang muncul selama tiga bulan pertama tahun ajaran 2026/2027. Penyampaian kondisi aktual ini menjadi bahan refleksi bersama agar setiap tantangan dapat ditindaklanjuti melalui langkah perbaikan yang terarah.

*Memperkuat Fondasi, Meningkatkan Kualitas SDM, dan Menjaga Reputasi*

Menanggapi laporan tersebut, Dr. Hamy Wahjunianto mengingatkan bahwa Nufi yang mendekati usia 25 tahun perlu semakin matang dan bijaksana dalam menentukan arah pengembangannya. Pengalaman panjang yang telah dilalui perlu diiringi dengan kemampuan mengidentifikasi dan menginventarisasi kekuatan lembaga (*strength*) secara lebih terperinci.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga kesan pertama (*first impression*) yang selama ini telah dibangun Nufi, sekaligus meningkatkan kualitas SDM melalui proses asesmen yang terukur. Hasil asesmen tersebut diharapkan menjadi dasar penyusunan *Training Needs Analysis* dan program pengembangan kompetensi yang sistematis, sehingga kapasitas SDM semakin mendekati kondisi ideal untuk mengawal proses pendidikan sesuai dengan kebutuhan zaman.

Lebih lanjut, Dr. Hamy menegaskan bahwa reputasi baik yang telah dimiliki Nufi perlu disampaikan secara lebih luas kepada masyarakat. Publikasi reputasi tersebut dapat dilakukan melalui berbagai saluran, baik secara luring (*offline*) maupun daring (*online*), agar masyarakat semakin mengenal kualitas dan nilai-nilai yang menjadi landasan pendidikan Nufi.

Sementara itu, Ustaz Sirot menyoroti pentingnya pengayaan nilai (*value enrichment*), penegasan posisi lembaga (*positioning*), serta strategi pemasaran reputasi. Menurut arahannya, pengembangan Nufi perlu terus memperkuat nilai-nilai yang menjadi identitas lembaga, membangun posisi yang jelas di tengah masyarakat, dan mengomunikasikan reputasi tersebut secara tepat kepada publik.

*Diskusi Hangat untuk Langkah Strategis ke Depan*

Rapat evaluasi berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Diskusi antara dewan pembina, dewan pengawas, pengurus yayasan, dan jajaran manajemen membuka ruang pertukaran pandangan yang konstruktif mengenai kondisi lembaga, tantangan yang dihadapi, serta peluang pengembangan di masa mendatang.

Forum ini tidak hanya menjadi sarana penyampaian laporan dan evaluasi, tetapi juga kesempatan untuk memperluas perspektif dalam menentukan prioritas perbaikan. Berbagai masukan yang disampaikan menjadi pengingat bahwa keberlanjutan lembaga pendidikan memerlukan refleksi yang jujur, pengelolaan yang terukur, pengembangan SDM yang berkelanjutan, serta komunikasi yang efektif dengan masyarakat.

Melalui Rapat Evaluasi Triwulan ini, Yayasan Pondok Pesantren Ath-Thoyyibah Sidoarjo meneguhkan komitmen untuk terus mengembangkan Nufi secara berkelanjutan. Dengan menjadikan pengalaman masa lalu sebagai pelajaran, capaian saat ini sebagai modal, dan tantangan sebagai bahan perbaikan, Nufi diharapkan semakin siap menjaga kualitas pendidikan serta memperkuat kontribusinya dalam melahirkan generasi muslim yang berkarakter, berprestasi, berkompetensi global, dan cinta NKRI.(May)

galeri :